Tampilkan postingan dengan label chatter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label chatter. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 April 2015

Expensive Hug, Laugh, Appearance & lo.ve (? i guess)

Hari ini atau seminggu ini atau bebeapa minggu ini totally "i am a mess right now~" "i am a mess late last night~" lol seperti dua baris lirik "I'm a Mess" by Ed Sheeran.. lol. Aku mulai ketakutan menjadi seorang onna lagi, aku berharap adalah seorang  otoko.
Aku berharap tidak ada lagi di dunia ini (meski ada sebagian diriku menginginkan keberadaanku di dunia).

Aku berharap mendapat pelukan dengan tepukan di kepala, dengan kalimat yang diucapkan berulang-ulang dengan lembut "everything's gonna be alright. you'll be alright."
(ok. semua orang butuh sebuah pelukan [bukan hal kotor, baka]. Pelukan dari orangtua atau teman mungkin? Rasanya iri setiap kali melihat orang selalu berpelukan atau dipeluk atau ditepuk untuk memberi atau diberi semangat. Aku berharap bisa mendapatkan itu suatu hari tapi,....... ayolah dengan aku yang seperti ini. aku tidak ingin menyakiti siapapun [oh no, my "elsa frozen's syndrom" back :p ]
Orangtua? mereka tidak di sini. Teman? siapa? BIG no dengan aku yang seperti ini. Sofa pink? yahh..hampir mempunyai pemikiran seperti itu, tapi...sepertinya akan bertambah buruk :/ lol ..
Sometimes atau sering sepertinya..i need one who can calm storm inside me, aku yang sakit, aku yang aku, aku yang oira, ore, atashi.. Aku mulai merasa tidak pantas lagi untuk siapapun..dan aku merasa setiap orang yang aku sayangi atau cintai tidak akan pernah bahagia bila dicintai/disayangi oleh orang seperti ku... :l oh NO..
"I laugh even on small things" => i'm lonely
aku menghabiskan kuota internetku hanya untuk mendengar suara orang yang seakan berbicara dengan ku saat berada sendiri di kamar sambil menyelesaikan duty freelancer-ku. Baiklah, mungkin kedengarannya sangat konyol. Aku mencari seseorang bernama PewDiePie dan....dia membuatku tertawa keras dengan permainan game DreadOut + Silent Hill 1 nya. Aku merasa ada teman...untuk malam itu. Setelah itu, nothing. Baru beberapa hari aku sudah kehabisan kuota dan harus membeli lagi dengan bayaran yang tidak sedikit menurutku T.T) Jadi aku harus menunggu pagi-pagi benar untuk mendapat  bonus kuota.. ckckck.. Yah, tawa itu mahal ..)

lanjut -> Aku berharap bisa menghabiskan waktu bersama o kaa-san tanpa perlu dikhawatirkan dengan kata "job/work/money/duty/etc".
Aku berharap bisa mengobrol dengan Pop/o doo-san. (please, live on my dream. we never have a long chat before......)
Aku berharap kacamataku (kacamata pemberian o kaa-san bisa dipasang lensa yang baru).
Aku berharap jam tangan (pemberian o kaa-san lagi) bisa kembali hidup.
Aku berharap bisa 100% lamron ..... aku berpikir, tidak peduli aku mau sakit fisik apapun dari dalam tubuhku,  hanya tutup saja jalanku yang kiri sehingga hanya ada satu jalan lurus dalam otak dan hatiku. Hagu shitte ii.. Yah, hug itu mahal..
....................................................................................................
"i'm disgusted with the skeleton i look at the mirror" => to me
"give me nerd glasses to keeping people away from me" => choudai
"i don't want to be her" => me
"i won't fallin' love with her (me) if i were a man.." => my misguiding thoughts
"i wanna punch you (me)" => silence ------------------------------

.......i lost ......

Rabu, 28 Januari 2015

Two Side Coin : A Chance or Awareness

Sering aku berpikir,
kenapa di saat aku sudah mulai bisa menyukai seorang otoko bahkan sayang padanya (meski dia tidak tahu), aku masih saja bisa tertarik dengan onna. Aku sadar dan aku tahu bahwa orientasi itu tidak akan pernah hilang bahkan sampai aku mati.
Hanya saja, aku sering bertanya pada diriku sendiri (dan mungkin Tuhan), kenapa aku bukannya membutuhkan sosok seorang Chichi, malah membutuhkan seorang Haha sehingga orientasiku balik ke yang dulu. Aku bahkan sempat merencanakan atau berpikir memanfaatkan seorang onna (dan dia bisa menjadi seperti aku).
Tiap teringat hal itu, aku merasa jijik dengan diriku sendiri. Rasanya, aku membenci diriku sendiri bahkan onna itu (padahal onna itu tidak salah apa-apa).....................................................................................................

Aku jahat,
aku tidak pantas untuk siapapun.
Rasanya sakit tiap terbayang.

PRAY

Rabu, 07 Januari 2015

Boku Ga Poker Face _ WHAT??! I'M FALLIN' LOVE??? IS THAT FOR REAL?

Harusnya aku menuliskan ini kemarin malam. Hanya saja karena tidak mood dan sibuk blogging di blog satu nya, baru sekarang aku menuliskan kejadian kemarin.

Berawal dari pagi hari kemarin, setelah bangun tidur..aku kembali bertanya seperti biasa
ini mimpi kan? ga mungkin kan Tuhan? mimpi kan?
kenapa aku mencari-cari dia? kenapa aku bahagia? kenapa aku gugup? hanya karena dia akan balik tanggal segini?. Keluar kamar lalu memandang depan kamarnya. Ok, orangnya belum ada.
La la la la, aku pergi ke tempat magangku dulu untuk menyelesaikan sesuatu dan pulang malam.
Di angkot menuju boarding house, aku bbm Ta nii-chan
"nii-chan, anak itu balik ke boarding house hari ini.. aku deg-degan."
"uda ketemu dia? apa  yang kamu rasakan?"
Aku merasa senang dan malu. Lalu Ta nii-chan bertanya apa yang akan kamu lakukan setelah sampai kosan? Dan aku jawab tidak tahu sambil emoticon malu-malu. Kemudian Taa nii-chan menyarankan supaya aku tetap mendoakan hatiku dan serita ke pembimbingku.

Sampai di kos..aku melihat kamarnya dan...ok...lampunya mati..
"Ta nii-chan..Dia tidak pulang hari ini..hahaha.."
Lalu aku meletakkan handphone, makan sambil menonton Doraemon (untuk menghibur diri).
.......Setelah filmnya habis dan piring sudah tercuci..tiba-tiba ada yang mengetuk kamar dan........
ok..ano otoko......... Aku langsung salah tingkah ga jelas karena gugup. Habis itu mengobrol seperti biasa. Bla bla bla bla, cowo itu bercerita tentang another girl.Hahaha..
Sambil mengobrol, aku bbm Ta nii-chan.
"Dia sudah balik. Kita lagi mengobrol. Dia mengobrol tentang onna lain. hahaha.*rotfl*"
"trus gimana perasaanmu sekarang?"
"sheepish sad hurt envious disappointed pained happy relieved bashful" (sambil lihat daftar nama-nama perasaan yang aku tempel di dinding)
"wah..campur aduk ya.. sabar dan bawa doa ya.."
"doa apa? haha.."
"cerita perasaan dan harapan kamu ke God. kejadian seperti hari ini sangat jarang kamu hadapi kan?"
"iya..sekali seumur hidup."

Dan.............besoknya (hari ini)...entah kenapa aku sedih.
Ini mimpi kan masa aku sedih karena itu, God??
Waktu lihat dia juga paling aku buat bercandaan dan sedikit menunduk. Ketika dua sisters tanya kabarku gimana. Aku jawab lagi patah hati.. *roftl* hahahaha..

Lagipula bukan salah siapa-siapa juga sih. Toh, aku tidak akan pernah bisa mengungkapkannya. Yah, gimana dia bisa tahu juga. Waktu aku pikir-pikir lagi, kenapa ya aku bisa merasa seperti ini ke dia. Dibilang ada yang lebih baik dari dia dari segi apapun, pasti ada sih tapi aku tetap merasa seperti ini ke dia. Sampai aku bingung sendiri. Please, aku ga mau love is blind. Ga ada di otakku kalimat itu. haha..

Dulu aku sangat tidak menyukai dongeng The Little Mermaid. Menurutku, tokoh utamanya sangat..bodoh (maaf) karena dia tidak pernah bisa mengungkapkan perasaannya sampai akhir hayatnya. Sekarang aku merasakannya. Aku tidak boleh mengungkapkannya. Bisa melihat orang itu di depan mata, tapi tidak pernah bisa memberitahu orang itu. Apalagi aku poker face, so tiap kali di depan dia aku menunjukkan ekspresi yang datar (padahal hati............). Maaf Hans Christian Andersen~ :'p

Minggu, 04 Januari 2015

Never Gonna Back

Sudah hampir 4 hari ini, aku mulai ketakutan lagi dengan diriku sendiri. Aku bertanya kepada Rent-san, bagaimana kalau aku patah hati lalu kembali menjadi diriku yang dulu? A Lines or Queer? Tapi..aku sungguh tidak ingin kembali menjadi seperti itu. Aku mencoba untuk positif tapi tidak bisa. Mencoba terus menyangkalnya.

Tahun baru ini, aku merasa diriku sangat jahat. Aku ternyata sangat merindukan o kaa-san. Aku sangat merindukan yang namanya sebuah rumah. Aku sangat merindukan yang namanya sebuah keluarga. Tidak bisakah kita, berjalan bersama, makan bersama, mengobrol bersama? Ada o doo-san, o kaa-san, atashi dan aniki...?
Aku ternyata..sangat merindukan sentuhan o kaa-san. Aku ingin bertemu dengannya dan saling mengobrol, namun aku tidak bisa mengungkapkannya. Saat o kaa-san mengirim pesan, aku tidak dapat membalas pesannya. Aku ingin tapi tidak bisa. Aku sampai sempat bertanya kepada aniki dan o kaa-san, "do you miss me?" Dan aniki menjawab "kapan balik?", o kaa-san menjawab panjang lebar seperti biasa dan diakhiri dengan kalimat, "ya, kangen sangat.." Setelah itu, aku tidak membalas mereka.

Kemarin, aku merasa jahat. Aku tidak tahu dengan diriku sendiri. Aku sangat takut dengan diriku sendiri. Aku tidak mau kembali menjadi Lines. Setiap aku merasakan kurang kasih sayang dan butuh sosok o kaa-san, especially her touch..aku selalu terbayang tinggal bersama seorang onna dewasa. Aku dipeluk oleh onna itu and so on. Aku sangat takut dengan diriku sendiri dan pikiranku. Kemarin, aku benar-benar ingin dikasihi dengan bahasa kasih contact. Contact yang paling aku suka adalah sentuhan di kepala. "....., pat my head."

Kira-kira..selama tiga hari yang lalu, aku menginap bersama seorang sister di sebuah keluarga. Sister ini tidak tahu diriku. Yang kulihat dari sister ini, dia sangat dekat dengan anak-anak dan sangat mudah melakukan contact dengan anak-anak. Anak kecil yang dekat dengannya merasa sangat dikasihi dan nyaman saat bersama sister itu. So, setelah pulang dari rumah keluarga itu..aku memutuskan untuk menginap di tempatnya karena boarding house sedang sepi-sepinya.
Saat tidur, aku berpikir meminta dia untuk membelai atau memegang kepalaku. Kau tahu, mungkin bagi setiap orang itu bukan pergumulan yang besar..tapi bagiku meminta seperti itu membuatku stress. Aku takut dengan diriku, jika aku memintanya aku merasa diriku aneh, bersalah, distasteful, takut, bashful, ragu-ragu tapi bahagia saat dikasihi... Yah, meskipun sister itu belum tahu tentang diriku. Aku terus berpikir, apakah aku akan memintanya atau tidak.. Tiba-tiba pikiran aneh muncul..namun aku tidak mau kembali seperti dulu lagi. God, I don't wanna be Lines anymore. I wanna stop it. So please..help me.
Dulu aku akan berlari ke Lines lain. Aku akan mencari seorang Lines, bagaimana pun caranya. Tapi sekarang, aku tidak mau lagi..seberapa pun besar keinginan itu..aku tidak mau kembali lagi ke hal yang salah. Aku pernah menceritakan ini ke guardians ku. She told me, I can ask contact (pat my head) with another sister (yang tahu tentang diriku), but not the Lines. Aku harus menjaga diriku. Tapi aku merasa tidak dikasihi beberapa hari itu..
Akhirnya.......
Aku memberanikan diri memintanya dengan percakapan awal sambil terus melawan pikiran dan hatiku yang tidak benar-nya.
Aku bertanya ke sister itu, kenapa gampang sekali dekat dengan anak-anak? Apakah dulu suka mendapat sentuhan fisik dari orangtua? (dan dia jawab yes.)
Aku bercerita tidak pernah/jarang, sehingga tiap dekat dengan anak kecil aku sangat kaku dengan mereka. Tidak tahu bagaimana harus memperlakukan mereka. (dan dia balik lagi bertanya, bagaimana selama 3 hari bersama anak-anak dari keluarga itu? kalau membiasakan diri pasti bisa.)
After silence ....
Aku bertanya, bolehkan aku minta request? (dia bertanya request apa?)
Memegang kepalaku atau membelai kepalaku (pat my head).....like a mother, kataku.
Kenapa?
Sedang kangen o kaa-san saja.
Bagaimana caranya? Coba peragakan.
(aku memeragakannya meski aku sendiri bingung bagaimana melakukannya. jantungku berdebar keras karena takut dan malu saat itu.) Sister itu benar-benar melakukannya.. Dan entah kenapa, aku merasa nyaman dan dikasihi olehnya.

Paginya, aku merasa lega, bahagia..tapi tetap ada perasaan takut dan bersalah. It feels like, I don't know what's true or what's false..........

Senin, 29 Desember 2014

The Night will Shine Like The Day_flater

O God....
ternyata perasaan takut dengan otoko jauh lebih nyaman daripada perasaan suka sama otoko, meski dua-duanya bagiku sangat tidak wajar. Waktu takut dengan otoko, aku dengan mudah menghindari otoko itu, cerita ke sahabat, menangis dan akhirnya lega, tinggal lupakan saja + coba hadapi, perasaan takut itu bisa hilang.
Tapi......waktu punya perasaan dengan seorang otoko, mau aku cerita ke sahabatku, tetap ga bisa lega. Ingin mengungkapkannya, tidak bisa. Ingin bertanya kabarnya saja, malu + takut. Mencoba mengalihkan pikiran ke hal lain atau orang lain, tidak bisa..yang ada terbayang terus wajahnya. O God...ini mimpi kan? Ga mungkin kan?? .........mimpi kan?
Ada keinginan berkomunikasi dengannya tiap hari, ada keinginan setidaknya melihat dia tiap hari..
Rent-san bilang aku harus membiasakan diri untuk memulai komunikasi duluan dengan otoko itu. Gimana bisa? Aku ga ingin otoko itu merasa aneh dengan sikapku yang tiba-tiba perhatian.....

Aduuu..ga tau lagi Tuhan..kalau dia sudah balik ke boarding house... Aku pasti salah tingkah banget.... O God..ini mimpi kan??

Sabtu, 27 Desember 2014

WHAT??! I'm FALLIN' LOVE?! IT IS DREAM, ISN'T IT???

Dimulai saat bangun dari tidur, seperti biasa,
"ini mimpi kan Tuhan? ini mimpi kan? ga mungkin kan Tuhan??"
GREAT! sampai kebawa mimpi! ..........haha.....feeling funny.....

(omong-omong, sehabis pulang dari karokean bareng bro-sist campus, aku dapat bagian kue sama salah seorang anak kos. wkwkwk. sambil nulis sambil masukin cuil demi cuil kue coklat ke mulut. haha..)

Waktu karokean sebenarnya, bingung juga mau nyanyi lagu apa.. Dan..muncullah 3 lagu ini dalam playlistku..
Little Things - One Direction
You Exist In My Song  - Wanting Qu
You're Beautiful - James Blunt
Astagaaaa~ (tanpa lagu Jepang! for first time in my life!)

Lirik pada Little Things...un......bagiku mengungkapkan bahwa yah, aku ga peduli gimana fisikmu, ga peduli gimana keadaanmu, ga peduli kekuranganmu soalnya aku uda I'm in love with you bersamaan dengan hal-hal kecil lainnya tadi..

You Exist In My Song (!) adalah lagu mandarin pertama yang aku nyanyikan dan pilih saat karokean..! Aku ga terlalu suka lagu mandarin apalagi menyanyikannya tapi..................... (aku sendiri juga shock) waktu karokean tadi aku menyanyikannya dengan lancar....dan lumayan (meski dengan suara pas-pasan).. Un.....kalau dengar lagu ini, sebenarnya hati jadi sedih sih..karena mendengar kisah cinta otoko itu yang sebelumnya. Hmmm................(aku harap dia dapat menemukan kebahagiaannya segera) ....................................................................... aku ga pernah kepikiran sama sekali bakalan suka lagu mandarin (dan mencoba belajar bahasa mandarin lagi sedikit-sedikit setelah sekian lama)... Karena dia lah pokoknya............ O God!! Ini mimpi kan????

Lirik pada lagu You're Beautiful yang paling kena adalah
"But it's time to face the truth
cause I'll never be with you..." :l
..................................................................................................


Un.....aku jadi bertanya-tanya..apa aku aneh kah? Hanya bisa diam-diam dan menulis tanpa mengungkapkan saat di depan orangnya....

waktu aku merasakan feeling ini terhadapnya, aku lupa bahwa dulu aku pernah sebagai Lines.. aku lupa bagaimana tertarik dengan seorang onna.. aku lupa diriku yang dulu.....

Jumat, 26 Desember 2014

Light Become Night Around me_Kurapika

3 hari setelah Natal berlalu dan kamarku masih saja seperti bak sampah (bibi kos ku bilang tiap kali melihatnya jadi teringat peringatan 10 tahun Tsunami di Aceh...... #ngakaktotal xD ). Penuh dengan kertas-kertas ukuran besar, sterofoam bermeter-meter, kardus, piring-gelas kotor, tumpahan tinta, rambut, debu dan mayat serangga-serangga kecil. Yang bisa kulakukan hanya tertidur pada area kosong di atas tempat tidur sambil memeluk boneka kesayanganku :p

Aku merasa aneh dengan diriku akhir-akhir ini. Aku coba mengidentifikasikan apa yang sedang aku rasakan, kenapa aku bisa seperti ini. Saat ingin meluapkannya aku tidak tahu harus bagaimana dan kapan meluapkannya. Saat lampu belum padam dan mata teman-temanku belum terpejam, aku tertawa bahagia..tapi saat lampu telah padam dan mereka terpejam tiba-tiba air mataku menetes. Kenapa dengan diriku? dan jawabannya ......... aku belum bisa menerima diriku apa adanya. Aku merasa diriku aneh. Social Alienation ku kembali.. Aku merasa diriku tidak akan ada yang pernah bisa menerimanya bahkan keluargaku pun tidak.

Bermula dari kejadian tanggal 20 December malam di kampus gajah kota Hana city, saat semua anak kampus latihan drama singkat untuk Natal keluarga di hari minggunya. Aku sedang dalam posisi kelelahan fisik dan pikiran, kehilangan seseorang, merasa tidak dihargai oleh beberapa rekan satu team untuk dekorasi Natal..semua perasaan itu bercampur. Ketika melihat salah seorang rekan team ku (otoko), aku langsung menegurnya sehabis latihan drama (tanpa mengajaknya mengobrol empat mata dengan lembut.. aku salah di bagian itu.). Aku mengutarakan kekecewaanku semuanya dan dengan nada yang tinggi (secara sadar atau tidak) dan alhasil temanku itu tidak terima dengan sikapku dan balik mempermasalahkan cara bicaraku. Karena kesal, aku membanting payungku dengan keras di lantai dan meninju kaca saat melewati pintu keluar kaca. (waktu sadar aku kaget, takut kacanya pecah. tidak sanggup ganti rugi :p ) Semua brothers-sisters yang melihat terkejut  (dan pas di situ ada anak bimbinganku).
Masalahnya sudah beres sih. Sudah diselesaikan dengan damai saat itu juga. Kami tahu harapan kami satu sama lain ketika ada konflik lagi. Bersyukur bukan seperti diriku dulu yang langsung pergi begitu saja. (waktu SMA aku pernah 2 kali seperti ini. memukul meja dan pintu kelas dengan sangat keras saat emosiku sudah meledak..dan kejadian lainnya.............)
Hari minggunya, jujur aku sangat malu sekali setiap bertemu mereka tapi entah kenapa dalam hatiku yang dalam aku percaya brothers-sisters bukan orang yang menggosipkan hal itu atau melakukan hal sia-sia tanpa membantu apa-apa. Mereka justru menanyai keadaan hatiku dan apakah masalahnya sudah beres. Meskipun begitu ternyata aku masih merasa bersalah sampai sekarang.

Lalu suatu kali aku dan seorang brother kampus sedang ngobrol tentang tokoh-tokoh anime dan anime itu adalah Yuyu Hakusho (dan berujung ke Hunter X Hunter). Sampailah ke tokoh bernama Kurapika.
"Kurapika itu punya dua kepribadian kan."
"Hah? Maksudnya?"
"Iya. Dia punya dua kepribadian. Satunya lembut, satunya waktu dia marah dia berubah, matanya merah dan jadi lebih sadis."
"O........." (aku termenung)
Besoknya.........ketika Natal.........ada seorang brother lain bilang, "kamu lembut banget ya orangnya."
Dan..aku cuma bisa tersenyum, dalam hati "belum tahu aja waktu aku marah."
Sering banget orang bilang aku lembut.bla.bla.bla.bla.bla.
Dan..setiap kali mereka berkata seperti itu, yang ada..aku menjadi semakin merasa bersalah! "Kalian belum tahu saja diriku, kalau kalian mengenalnya, apa kalian bisa menerimanya?" Pertanyaan itu yang sering muncul. haha..
Aku balik teringat dengan apa yang telah terjadi, apa yang telah aku pikirkan dan lakukan....ketika aku yang lembut ga lagi ada..

-aku hanya ingin bisa menerima diriku apa adanya tanpa peduli apa kata orang lain.. aku ingin percaya bahwa aku pun pantas untuk dikasihi seperti apapun diriku-

Senin, 09 September 2013

When you Want A Angel

Pernah ga sih kamu berdoa ke Tuhan gini,
"Tuhan, aku ngerasa sendiri. Jujur Tuhan aku butuh seseorang. Rasanya kayak lonely banget Tuhan. Bisa ga Tuhan kalau salah seorang MalaikatMu aja menemani aku?"

(Baiklah agak konyol aku akui doaku ini, tapi itulah perasaanku saat kesepian dan benar-benar butuh 'sosok'. Kadang aku sempat merasa Tuhan itu tidak ada di dekatku dan menemaniku hanya karena Dia tidak kelihatan secara fisik. Peace Tuhan~ _ _)y )

Aku sempat mendoakan  hal seperti itu karena di tempatku ini aku cuma sendiri. Brothers-Sisters semua jauh-jauh, tidak ada yang tinggal di daerahku. Kalau pun ada hanya satu sister dan tidak mungkin dia terus. Aku terkadang butuh benar-benar 'sosok' yang mendukung aku saat aku jatuh, sendiri.
I need an Angel.......

Tahu ga apa yang tiba-tiba terjadi?
* * * * *

Beberapa menit yang lalu aku tidak sengaja menemukan kata ero-(apa gitu), sejenis komik Jepang ecchi yang ternyata menyeramkan, ecchi nya parah abis karena di gambarnya ada monster, setan, terus organ-organ gitu. Kalau definisinya sendiri, aku tidak mencari. Itu gambar, parah bangett! Serem~~
Awalnya biasa aja, tapi entah kenapa tiba-tiba aku merasa mual banget. Mau muntah. Sampai aku tidak kuat lagi untuk melihatnya. Bener-bener mual.

Tiba-tiba......
"Bayangin ruetamA, manusia yang diciptakan serupa gambaran Allah dipotong-potong kayak gitu. Kamu bayangin, Tuhan sudah susah-susah buat kita, sayang sama kita sampai nyerahin anakNya, tapi sekarang ciptaanNya itu dijadikan objek pelampiasan dan dipotong-potong. Lihat deh gimana sedihnya Tuhan. (suaranya terdengar sedih dan tidak marah) Kamu kalau menciptakan sesuatu terus barangmu itu digituin, gimana sedihnya kamu. (terus aku bayangin boneka kesayanganku)"

Entah kenapa aku sedih dan memang mual. Tiba-tiba, mulutku menyebut namaNya..
"Tuhan Yesus, Tuhan Yesus..." (aku sendiri bingung jujur)
Lalu aku obrol ke Tuhan perasaanku...................................
Dan
Aku minta ampun _ _) Aku dibukakan Kejadian.
Bagaimana Bapa <'Kita' di Alkitab> menciptakan semua yang ada di bumi baru manusia dan manusianya itu Laki dan Perempuan sesuai gambaranNya.
Busett~ Betapa aku udah menghancurin Tuhan banget. Jelek-jelekin Tuhan banget. Manusia dicipta sesuai DiriNya tapi sekarang dijadikan seperti itu. Dan dari aku pribadi, aku masih seperti 'ini', mengikuti keinginanku pribadi. :/

Saat baca Kejadian, ada yang bilang.........
"Memang Tuhan saat ini ga ada di dekatmu secara sosok. Tapi Dia bukan mengirimi MalaikatNya yang tampak, tapi Dia mengirimkan kamu Alkitab. (Di situ entah kenapa baru kali ini, aku ngerasa intim banget sama Tuhan waktu baca Kejadian). Buat mengajari kamu, menegur kamu."

Betapa baiknya Tuhan,.. Terimakasih banget GoD~
Aku baca dari yang Adam-Hawa, Kain jatuh dosa sampai Nuh, yang Tuhan pernah menyesal banget menciptakan manusia, sampai menara Babel, terus nabi-nabi yang Tuhan kirimkan, sampai Tuhan Yesus sendiri, terus wahyu, yang Tuhan menyediakan rumah untuk kita. Betapa baiknya Bapa., Tuhan Yesus..

Tuhan Yesus kok baik banget ya, ga pernah jemu-jemu ingatkan aku. Ga pernah meninggalkan.
Tiap pribadi orang pasti ada. Kalau aku kadang suka bebal..He2~ Tapi bebal nya aku sering kalah sama KasihNya Dia.. ,3

Rabu, 26 Juni 2013

23.1.2012

Ada seorang yang sungguh sangat berdosa di masalalunya sampai saat ini. Dia tidak tahu harus bagaimana lagi untuk hidup. Dia sudah benar-benar terjerumus, dia yakin tidak akan ada yang dapat menolongnya untuk keluar dari semua ini. Ia yakin Tuhan pasti sanggup marah kepada dia.

Suatu hari saat dia sedang menyakiti dirinya sendiri, dia bertemu Tuhan..
"Apa Engkau ingin menghakimiku, Tuhan?"
Tuhan diam saja dan Dia tetap tersenyum.
"Apa Engkau marah padaku, Tuhan?!"
Tuhan tetap diam dan tersenyum.
"Apa Tuhan ingin menjemputku? AKu tahu aku memang tidak layak di hadapanMu!!! Engkau pasti sangat kecewa dengan kehidupanku ini dan kejatuhanku dalam dosa yang sama akhir-akhir ini! Iya kan, Tuhan?! Aku memang tidak abenar, aku bukan orang benar!!! Aku tidak pantas berhadapan denganMu!!!"
Orang itu mulai menangis...
"Nak, Aku mengasihimu dan Aku sudah menghapus semua dosa-dosamu," ujar Tuhan Yesus...
"Apa buktinya Tuhan??? Kalau Engkau sudah mengampuni semua dosa-dosaku? Aku tahu Engkau pasti sangat kecewa dan aku telah gagal! Engkau pasti tahu segala dosaku di masa lalu dan sekarang, kan?!"
"Apa maksudmu, nak? Aku sudah menghapus semua dosa-dosaMu dan semuanya!"
"BOHONG!!! Aku tahu Tuhan masih mengingat dan merekam semua yang telah kulakukan?!!!"
Tuhan masih kebingungan sedang orang itu masih saja berteriak sambil menangis.