Kamis, 01 Februari 2024
Kesetiaan
Selasa, 02 Januari 2024
Who Knows?
Aku pernah share salah satu motivasi dan tujuanku untuk sungguh-sungguh ikut Tuhan ke seorang teman.
Aku melihat beberapa orang yang seimbang secara spiritual dia sukses (bertumbuh karakternya, punya tujuan hidup jelas, produktif, diberkati tidak hanya secara materi, memberi manfaat untuk orang lain, tidak merasa kekurangan). Aku ingin membuktikan apa benar yang Tuhan janjikan di Alkitab. Kenapa Tuhan menjanjikan berkat (entah dalam bentuk tanah, kambing, susu, madu, buah, keturunan, kedamaian, dsb untuk mereka yang sungguh2 mengikuti Dia? Berkat yang terlihat dan tidak terlihat) Pikiranku selama ini adalah ikut Tuhan wajib 'sengsara' di dunia, tidak boleh menikmati apa yang ada di dunia. Namun melihat mereka yang sukses dan dekat dengan Tuhan membuatku merenungkan kembali berkat yang Tuhan janjikan,
Sayangnya...respon temanku membuatku down *lol*. Dia langsung menanyakan kalau Tuhan ga kasih gimana, masa mau tinggalin kalau ga dikasi. (aku paham...maksud dia baik)
*sigh* Tapi bukan itu yang kumaksud. (aku menjelaskan kembali, tapi tidak berhasil)
Jika Tuhan ga kasi, bukan berarti aku langsung ninggalin Dia. *sigh*
Bagiku merasakan, mengalami janji Tuhan adalah iman yang naik level. I won't set my heart on that blessings. I'll set my heart on The Creator.
Tiap teringat responnya membuatku bisa ragu melakukan lebih. (aku sangat mudah kehilangan identitas hanya mendengar kata orang) TAPI pilihan tetap di tanganku bukan? Aku memilih untuk tetap melakukan bagianku, bergantung penuh padaNya dalam keadaan baik ataupun tidak baik.
Salah satu Mazmur favoritku adalah Mazmur 139. Ketika aku merasa salah dimengerti, mulai ragu apakah aku salah/benar di mata Tuhan, ayat 23 dan 24 adalah jaminanku untuk tetap berada di jalan yang benar. Seluruh isi Mazmur 139 sangat7 menyentuh hatiku. Semua puisi,ungkapan, doa yang ditulis sangat menghibur dan menguatkan, seperti dipeluk Tuhan.
'Aku tidak bisa menyelami pikiranNya. Sebelum aku bakal anak, ceritaku sudah ada di buku kehidupan'. Semua manusia Tuhan pakai secara unik, beda-beda,tidak semua sama, caranya pun tidak terduga. Aku dan dia/mereka punya bagian masing-masing. Wonderful nya TUHAN!
Tuhan, Engkau tahu bila aku duduk ataupun berdiri, ketika aku berbaring atau beraktivitas, selagi aku bakal anak. Engkau paling tahu isi hati dan pikiranku, segala jalanku tidak ada yg tersembunyi dari Mu. Terpujilah namaMu! Tuhan, di awal tahun ini, aku ingin memulai kembali dengan motivasi janji2 berkat Engkau. Aku banyak melakukan kesalalahan dan kebodohan di masa lampau.Tapi kalau flashback kembali,banyak juga yang Engkau tumbuhkan. Semua karena anugerahMu,kemurahanMu, Roh KudusMu. Tanpa belas kasihanmu, matilah saya. Terima kasih Tuhan jika sampai saat ini aku masih bisa merasakan takut Engkau datang tiba-tiba ketika berbuat dosa. Terima kasih untuk setiap firmanMu yang ada di otak dan hati saya. Tiap saya lagi ngaco, tiap saya lemah banget, tiap saya busuk bahkan lagi happy. Terima kasih untuk barang-barang yang Engkau sediakan bahkan ketika saya sudah sangat menyakiti Engkau. Jika bukan karena kasihNya Engkau ke saya, saya tidak tobat2. Tolong saya pun bisa punya rasa hormat dan takut yang lebih lagi ke Engkau Lord Majesty. Please..
Engkau yang saya butuhkan.
Selasa, 06 Juni 2023
for my --.f r i e n d
Bagaimana kabarmu sekarang?
Bagaimana kabarmu setelah bleki pergi?
Apakah kamu sudah mendapat pengganti bleki?
Kamu kerja dimana sekarang?
Mama papa sehat?
Siapa yang meninggal? Sudah jalan-jalan kemana aja tadi?
Aku ingin sekali tahu kabarmu sekarang.
Aku memilih seakan tidak peduli dengan segala resiko yang ada. Menghitung harga dari setiap pilihan.
Aku mencari motormu apakah masih ada di halaman. Apakah suara gerbang yang terbuka ada kamu.
Aku ingin sekali tahu kabarmu..
Aku mulai membenci ada .-.. . ... -... .. dan --. .- .-- // Aku kehilangan kamu sebagai seorang sahabat. Andai saja tidak pernah ada dosa .... --- -- --- di dunia. Kita bisa lebih BEBAS menjalin perrsahabatan.
Zaman papaku dulu, sesama sahabat cowo saling mengirimkan foto terbaik mereka dengan ucapan kasih mesra. Tidak ada namanya --. Murni bersahabat. *sigh* Aku benci dosa ini.
Sabtu, 06 Mei 2023
Harta, Tanah, Rumah
๐ Betul! Uang adalah akar dari segala kejahatan. Karena harta, tanah, rumah, siapapun (termasuk saya) bisa muncul ekor dan tanduk ๐น๐บ
Sebab dari cinta (tamak) akan uang, timbul segala macam kejahatan. Ada sebagian orang yang mengejar uang sehingga sudah tidak menuruti lagi ajaran Kristen, lalu mereka tertimpa banyak penderitaan yang menghancurkan hati mereka. 1Tim 6:10 (BIS)
![]() | ||||
|
- Orang itu keceplosan ngomong sebelum rumah terjual. Bayangkan jika rumah sudah terjual dan dia seenaknya menuntut mama (karena dia punya surat kuasa).
- Surat kuasa yang dia buat (ternyata) berisi perjanjian sepihak dan tidak diberitahukan ke mama. Surat aslinya pun tidak diberikan. Bersyukur mama saat itu terpikir mendokumentasikan tiap halaman. Alhasil, dibuatlah surat pembatalan kuasa ๐๐ Thank God for lead us.
- Mama dapat notaris yang menurutku menghargai mama (menemani pembuatan surat dengan diantar pakai mobil๐). Notaris baik budi dan cerdas.
- Tuhan melindungi orang rumah, meski sudah beberapa kali atap runtuh ๐ง
Jumat, 05 Mei 2023
Aku memuji Engkau sebab aku sangat luar biasa!
Dear Lord,
๐ aku merasa gagal (lagi) dalam hal hubungan. aku merasa kecewa, frutasi, ditekan dan ๐meledak. aku tidak bisa menyampaikan dengan tepat diriku. aku masih berpikir dia menganggap aku hanya orang lemah, oh masih perbaikan. menganggap dia benar, sedang aku tidak karena status 'spiritual.'
hampir aku terlepas Tuhan, hampir aku melepaskan Engkau (lagi). Terima kasih. mengingatkanku setiap kebaikan yang sudah Engkau beri. ke satu orang hubunganku terlihat seperti sedang tidak konek. padahal hubunganku dengan beberapa anggota keluarga mulai sudah lebih dalam ๐aku merasa buruk dan tidak berubah, padahal banyak perubahan dari bimbingan yang sudah Engkau beri. pola pikir baru, cara melihat orang, cara melihat diri, cara melihat sebuah masalah, cara melihat Engkau. tidak pernah Engkau lepaskan saya. Terima kasih masih ada rasa takut Allah di diriku ketika mendengar suara petir. begitu besar Engkau! Terima kasih untuk film The Chosen ๐๐ญ
Terima kasih untuk setiap dorongan doa yang berhasil kukeluarkan dan tidak bisa kukeluarkan atau lewat tangisan saja. Terima kasih untuk dorongan doa meski aku ga tahu apa yang harus kuminta/butuhkan. kalimat ga detail seperti, 'yg penting mirip hati dan pikiran Engkau', Engkau kasih.
Terima kasih ingatan akan kasih karunia, kasih yang besar, nilai diri saya di mata Engkau lebih besar daripada perasaan gagal, buruk, menyerah. saya mulai memahami arti 'Engkau' bukan saya. mulai memahami arti Engkau datang untuk menyembuhkan yang sakit ๐ Terima kasih menutup mata dan telinga saya ketika ga lagi fokus ke Engkau.
♥♡๐งก Amin
prepare me O Lord
Minggu, 23 Februari 2020
Why there shoud be d e a t h?
This morning I mourned in my dream about lost (especially) my mom. Why there should be death?
I miss the concept about Your judgment. Rasanya semua akan Engkau hakimi masuk neraka kalau belum dibaptis dengan benar. I think about all my beloved, what about them? Papa saya sudah meninggal, adilkah kalau hanya karena belum dibaptis dengan benar sesuai ajaran Alkitab dan jemaat masuk neraka maka saya tidak dapat lagi melihat dia bahagia??
Why God? Apa yang salah? Apa yang saya tidak mengerti? Apa yang saya salah artikan?
Bagaimana dengan kakek saya? Dia pernah melakukan kesalahan di masalalu tapi dia seorang yang menyayangi, melindungi dan berani stand up untuk keluarga. Semua di luar kepala saya.
Saya ingin menceritakan ke "mereka" tapi saya seperti terkunci dan tidak percaya dengan mereka kembali. Saya tidak merasa nyaman dan tidak menjadi diri saya. Apakah saya akan seperti ini terus?
Pikiran saya seperti ingin terus mengatakan, untuk tidak lagi percaya dengan Tuhan, tidak perlu mengenal kebenaran karena pada akhirnya semua akan binasa. Semua akan binasa, binasa, binasa pada akhirnya. Mungkin karena ini, ada beberapa orang yang mulai tidak mempercayai Engkau lagi. Bahkan saya menganggap dunia akan lebih baik jika tanpa Tuhan.
Saya ingin keluar dari semua ini. Saya lelah dengan semuanya. Saya ingin terus menyakiti diri saya sendiri. Mengisolasi dari semua manusia yang ada.
Wishing someone really there, anyone.
I just read Daniel in one day, and I felt satisfied with the achievement. Jesus, can You please show me up everything when I read the Bible. Or I should and have to talk to "them"? Saya merasa tidak nyaman, sangat tidak nyaman. Kalau ada cara lain selain fellowship, saya ingin.
Damn it!
In the name of Jesus I have prayed, amen~
Da
Rabu, 19 Februari 2020
A WEEK
Mengapa hati saya gampang sekali berubah? Mengapa? Sering saya berpikir apa saya Bipolar atau mempunyai penyakit mental lainnya?
Sedikit-sedikit berubah. Sedikit-sedikit tidak berintegritas. Apa yang terjadi dengan saya? Saya tidak mampu. Kalau Engkau sanggup, membantu mengobati bahkan penyakit mental sekalipun,beri saya setidaknya ke-stabil-an hati satu minggu ini untuk mengikuti Engkau. Satu minggu dulu saja Tuhan, saya bisa memunyai hubungan dengan Engkau. Saya mengisi diri saya dengan Firman Engkau, puji-pujian dan berdoa (meski saya merasa tidak pantas). Satu minggu ini Tuhan beri saya kesungguhan hati. Tolong topang saya. Saya tidak mempunyai pegangan lain yang dapat saya andalkan 24 jam. Bahkan jemaat pun tidak, apalagi keluarga. Saya hanya punya Engkau.
Engkau tidak tampak dan saya sangat sulit percaya dengan Engkau. Saya butuh sosok yang dapat menenangkan saya, ada di samping saya dan dapat memeluk saya. Engkau tidak tampak bahkan tidak dapat disentuh. Saya sulit percaya Engkau dapat memberikan apa yang saya butuhkan. Tuhan Yesus, tolong bantu saya melihat apa yang tidak dapat saya lihat secara fisik. Konsep tentang iman adalah suatu hal yang sangat sulit saya terima. Tapi Engkau baik, bahkan iman sebesar biji sesawi saja Engkau perhitungkan. Bantu saya melihat apa yang kau berikan pada hati saya tiap saya berdoa, tiap saya membaca Firman, saat saya mendengar pujian. Bantu saya tahan, terus beriman dan percaya sama Engkau. Bukan seperti kerumunan orang yang ada di Betfage, melainkan orang yang kemudian percaya di Golgota. Tuhan bantu saya satu minggu ini fokus dengan Engkau. Tolong Tuhan jangan ada temptation dulu seminggu ini. Deliver me from evil. Tolong beri saya kekuatan terutama kemantapan untuk tidak meragukan Engkau. I need You every seconds.
In the name of Jesus I've prayed. Amen~
Selasa, 07 Mei 2019
Q.T. 07/05/2019
Bapa hari ini aku mau saat teduh. Entah karena dia sedang tidak ada atau karena hati saya memang mau q.t., saya tidak tahu. Tapi bantu saya untuk tetap pilih Engkau dan butuh Engkau. Rasanya saya mulai tidak membutuhkan Engkau, that's silly (mind). Bantu saya supaya membutuhkan Engkau setiap saat sebagai seorang manusia yang percaya Tuhan dan yang Engkau tebus.
Dalam nama Tuhan Yesus, saya telah berdoa dan mengucap syukur.
Halleluya, Amen!
John3:1-21 Jesus Teaches Nicodemus
What :Nikodemus mendatangi Tuhan Yesus diam-diam untuk bertanya(?) atau menyapa(?) atau kenalan lebih dalam. Nikodemus menyapa Rabbi*, Yesus menjawab dengan pernyataan menarik;
"Very truly I tell you, no one can see the kingdom of God unless they are born again" John 3:3
Nikodemus balik bertanya bagaimana cara manusia dewasa masuk kembali lagi ke dalam rahim. Yesus (mungkin tertawa heran) karena seorang pengajar Israel yang sudah sering study Bible dan tahu banyak tentang Taurat seperti Nikodemus tidak paham saat membahas "Spiritual"*.
“Very truly I tell you, no one can enter the kingdom of God unless they are born of water* and the Spirit*. 6 Flesh gives birth to flesh, but the Spirit[b] gives birth to spirit.7 You should not be surprised at my saying, ‘You[c] must be born again.’"John 3:5-7
Tuhan Yesus meyakinkan Nikodemus bahwa Dia adalah Anak Allah, penyelamat (seperti yang dinubuatkan). Saat Dia datang ke dunia, cara untuk masuk dalam Kerajaan Allah bukan melalui hal fisik* (mungkin peraturan/ritual badani) tetapi baptisan air dan roh yang diperbahurui.
Tuhan Yesus meyakinkan dia bahwa misi Dia menyelamatkan dunia sesuai kehendak Bapa. Orang-orang yang mencari Tuhan lewat Dia mendapatkan kehidupan kekal. (John 3:16-18). Nikodemus perlu mempercayai that heavenly things karena isu yang terjadi adalah pasti ada saja manusia yang menolak Dia. (John19-20) People loved darkness instead of light because their deeds were evil.
Who :
Nikodemus, salah satu seorang farisi, ahli agama/Sanhedrin, salah satu anggota Mahkamah Agama yang berkuasa saat itu, seorang yang pintar dan cakap dalam Taurat Tuhan, pengajar (dosen ?).
Where :
Masih di sekitar Bait Allah di Yerusalem karena Tuhan Yesus dan murid-murid Nya sedang merayakan Passover Festival.
Why :
Mungkin Nikodemus ingin lebih mengenal sendiri siapa Yesus.
Kalau Sanhedrin lain tahu dia mendukung Yesus, pasti dia akan dikucilkan atau turun jabatan.
Yesus ingin menunjukkan ke Nikodemus isu yang terjadi di Israel (bahkan manusia sekarang) bahwa hal spiritual bukan yang utama.
Yesus ingin orang yang sudah tahu tentang Tuhan pun, mengenal dan percaya lebih kepada siapa Dia, misi Dia, apa yang Dia sediakan.
How :
Aku hampir sama seperti Nikodemus (pernah mengajar orang Bible dan cukup tahu banyak tentang Bible), tapi Tuhan seakan bilang "Lu ga kenal Gua. Kita ga nyambung." #ifeelslapped
Meski aku tahu banyak tentang Bible, aku ragu sama eternal life.
Meski beberapa kali mengajar orang, aku ga percaya atau ga paham atau pakai cara sendiri untuk masuk Kerajaan Allah. Bukan memperhatikan kondisi spiritual aku (tentang dosa, tentang rohku yang terisi sama Roh Kudus) tapi badani (asal hidupku bermoral).
Highlited :
"Very truly I tell you, no one can see the kingdom of God unless they are born again (Water & Spirit)"
Yang akan kulakukan ke depan nya adalah pertobatan dan isi roh aku dengan spiritual dari Tuhan. Mulai konsisten doa dan q.t (serta pertemuan jemaat).
Note:
* Sanhedrin tidak boleh menyebut sembarang orang dengan "Rabbi". Nikodemus mengakui bahwa Tuhan Yesus sebagai seorang pengajar bahkan lebih dari itu. Nikodemus respect dengan Yesus.
* By Water : wash sins away; Pertobatan dari dosa. (oke ada dosa yang aku belum beres)
* The Spirit : pembaharuan Roh; punya karakter, pemikiran semua mirip Kristus; Roh Kudus (mungkin seperti yang sedang kujalani sekarang, quiet time lagi, mulai doa, kumpul jemaat)
* Fisik seperti "Shadow (ritual) VS Reality (spiritual)" di kotbah yang lalu.
Prayer :
Bapa terimakasih telah mengingatkan saya kalau spiritual yang paling penting (meski saya sangkal karena merasa itu sulit dicapai). Kejadian Engkau dan Nikodemus ngobrol lebih detail dicatat daripada kejadian yang lain, pasti karena Engkau ingin highlight hal spiritual ini. Ampuni saya kalau saya ga anggap penting lagi pertobatan dan RohMu. Bantu saya supaya terus fokus sama Engkau, beri saya kepuasan emosional setiap kali saya doa, ngetik q.t. seperti ini, gali lebih dalam tentang FirmanMu bahkan tiap kali kumpul sama jemaat lewat chat atau ketemu langsung. Tuhan saya selalu berharap Engkau cukup buat saya. Terimakasih Tuhan. Sekarang saya mau istirahat. sebab Engkau memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur. .......(private prayer) . Dalam nama Tuhan Yesus, saya telah berdoa dan mengucap syukur.
Halleluya. Amen!
Rabu, 28 Januari 2015
Two Side Coin : A Chance or Awareness
Selasa, 13 Januari 2015
Sadness yang Sebenarnya
God. iya kah? Ternyata aku benar suka dia, aku sayang dia, i love him. Aku tidak tahu perasaan ini datang darimana. Dari situasi dan kondisi kah seperti yang orang-orang bilang atau memang dari Engkau..? Kalau itu dari Engkau Tuhan, biarlah aku bisa apa adanya di depannya, Aku tetap menjadi diriku sendiri, bukan ditutupi atau dibuat lebih bagus. Aku ingin pure mengasihi dia, please God jaga hati dan pikiranku. Aku jujur sangat takut kehilangan/dijauhi/ditinggalkan/tidak dipercaya lagi oleh dia, tapi aku pingin apa tetap apa adanya diriku, aku ingin pure. Kalau pun ada sesuatu hal yang menyinggung, kita bisa saling membereskan satu sama lain. Please God aku cuma ingin pure (meskipun bukan dalam hubungan pacaran).
Dan...God jujur aku sedih banget harus pindah boarding house suatu saat nanti. Aku tahu itu demi kebaikan. Tapi jujur aku sangat sedih Tuhan. Aku juga tidak tahu kenapa begitu sedih.... Iya kah Tuhan? Ternyata aku benar-benar sayang dia. Aku sedih tidak bisa melihat dia lagi.. tapi.. yang paling membuatku sedih adalah...
dia nanti kalau cerita sama siapa setelah aku pindah? nanti dia cerita kekesalannya sama siapa? nanti dia mengeluarkan segala hal yang ada dalam hatinya sama siapa? aku tidak ingin dia hitting the wall again :[ Aku tidak peduli meski dia cuma cerita kekesalannya aja ke aku. Asal dia lega, ga masalah buatku. Tapi aku sungguh cemas Tuhan..setelah aku pindah boarding house nanti, temen ceritanya dia siapa? Aduu berasa kayak Doraemon yang sedih dan ga tega waktu harus ninggalin Nobita ............ Nanti dia gimana ya? I just want to see him happy...... So God, semoga nanti setelah aku pindah boarding house, ada anak kos baru entah onna..atau otoko yang bisa jadi temen ceritanya, jadi dia ga merasa kesepian atau dipendam sendiri...
I wish .................................................................................................................................................. if You're willing God.. Amen~ Aku serahin semua ke Engkau Tuhan.. Aku yakin Engkau pasti menjaganya.........
Aku sebenarnya ingin mengatakan ke dia Tuhan that i love him.....but better aku tidak mengatakannya tapi lebih menunjukkannya lewat perbuatan.
O God...baru pertama kali aku merasa seperti ini ............................
i just want to love him pure and sincere even...ga bersama.............................
Rabu, 07 Januari 2015
Resolutions di 2015
Kamis, 30 Oktober 2014
A Man I Hope .satu.
Aku menulis ini mungkin sekedar sebagai memo..)
Well, a man I wish/hope
Yang tetap percaya diri mendekatiku secara hormat, meski aku rendah diri dan menyuruhnya menjauh.
Yang berani mencoba mendekatiku secara murni&tulus (dan dengan hikmat) meski aku ketakutan sampai menangis karena berbagai hal.
Yang tertarik dengan segala hal negatifku bukan hanya hal yang terlihat baik di luar (fisik, suara lembut, etc)
Yang menunjukkan kebenaran yang benar saat aku melakukan kesalahan.
Yang tidak buta dengan apa yang terlihat pada diriku saat aku mencoba menyelinap dalam kegelapan.
Yang tersenyum bahkan tertawa saat aku menangisi keanehanku dan mengatakan "kita aneh, so what.. We have Him"
Yang percaya segala hal bisa dilewati meski aku sudah menyerah.
Yang mengenal Dia dan dirinya sendiri waktu aku amnesia tentang diriku.
Yang mencintai Jesus no.1 than me then guide me. (Penting!)
Aku yang seperti ini bisa menolong dia.
Kamis, 23 Oktober 2014
Itsumade? Sampai Kapan? Untill When?
Yah, itsumade ya aku tidak akan takut dengan otoko?
Itsumade ya aku tidak jijik sama otoko? Itsumade ya?
Ada kalanya ingin bisa hidup secara "normal" dengan ketertarikan yang "normal" lagi seperti dulu.
Baiklah, siapa sih yang ga mau dibilang normal? Hahaha..
Tapi setelah mendengar kesaksian seorang murid Yesus yang memiliki masalalu yang sama yang dia katakan adalah :
"Ga peduli kamu tertarik sama siapa, yang penting hidupmu kudus. Pikiranmu, perilakumu Pure and Holy.. Kudus dan Murni.."
"Lines atau Peony bukan identitasmu yang benar adalah Jesus is your identity."
Yah, bagaimanapun Tuhan Yesus juga mati untuk semua orang. Tidak bisa disangkal lagi akan hal itu.
Terkadang sangat susah menerima diri sendiri, setiap ada ketertarikan yang muncul ke seorang onna. Tidak tahu darimana ketertarikan itu berasal, tiba-tiba saja tertarik. "O, God, kenapa harus begini?"
Rasa membenci diri sendiri, ketakutan diri sendiri akan berbuat jahat, jijik terhadap diri sendiri, minder luar biasa, menyerah dan menganggap hidup tidak berarti sering menghantui. Mereka berbicara kepadaku seakan tidak akan melepaskanku. Yah, seperti itu....
Tebak, hari ini aku tertarik dengan seorang onna secara tiba-tiba dan tanpa alasan yang jelas! Aku mulai ketakutan dengan diriku sendiri (seperti Elsa di film "Frozen" terhadap kekuatan es yang dia miliki).
Kalau dulu aku akan langsung menarik diri dari lingkungan, lebih memilih tidak keluar kamar dan bertemu dengan orang-orang sekitar,. Aku berhenti untuk mengasihi karena menganggap segala yang aku lakukan hanya akan menyakiti orang-orang sekitarku.
Aku hanya akan menyakiti orang yang kukasihi (especially onna). Aku tidak bermaksud jahat tapi sering ada paranoid aku akan dibenci atau tiba-tiba tertarik.
Aku hanya akan menyakiti keluargaku (especially dearest o kaa-chan), bagaimana kalau mereka tahu aku yang sebenarnya? Yang berbeda dari yang mereka harapkan (menikah dan mempunyai Otto atau harus keluar dari Hana city)
Sekarang, aku bisa lebih menceritakan apa yang aku rasakan dan pikirkan ke sisters (terutama my guardian) yang menerimaku apa adanya dan tidak menghakimi aku. Aku bebas mengutarakan ketakutanku, ketertarikanku dan mereka akan mengarahkanku ke hal yang benar seperti:
"jangan lihat dirimu yang lama, tapi lihat bagaimana dirimu yang sekarang Tuhan telah ubahkan."
Ketertarikan ini pasti akan ada sampai aku mati sekalipun..hahaha.. tapi yang terpenting adalah bagaimana aku terus belajar untuk menerima diriku yang sekarang.
Menjadi salah satu dari "Nidji" adalah sebuah anugerah juga. Aku bersyukur bisa lebih memahami isi hati mereka dibanding orang "normal" lainnya. Bagaimana itu "cinta", "kasih sayang", "aman", "kebutuhan", "kepedihan", "penerimaan" dari segi mereka :]]]
Sampai sekarang pun aku terus bertanya "Itsumade?"
Yang jelas aku benar-benar tidak bermaksud menyakiti hati atau memandang rendah mereka (otoko yang tertarik padaku :[ ). Aku benar-benar minta maaf. Aku sendiri bingung dengan diriku sendiri dan menyalahkan diri. Karena itu aku sering berpikir jangan tertarik padaku atau mencintaiku, aku ga pantas buat siapapun nanti kalian hanya akan sakit :[ Namun tiap kali ada pikiran itu, rasanya sedih juga karena di sisi lain aku memimpikan keluarga yang "normal". (keinginanku untuk hidup selamanya bersama seorang onna di sebuah rumah bergaya barat sudah 15%)
Itsumade? Ga ada yang tau.. Yang jelas "His time.." Amen~
(aah~ waktu graduation day ku, seorang menangis haru dan mempunyai keyakinan bahwa suatu saat nanti aku akan mempunyai Otto dan children, hidup berkeluarga :'] hahaha.. ooki na arigatoo)
Kamis, 11 September 2014
Wish She'll Read This
Senin, 09 September 2013
When you Want A Angel
"Tuhan, aku ngerasa sendiri. Jujur Tuhan aku butuh seseorang. Rasanya kayak lonely banget Tuhan. Bisa ga Tuhan kalau salah seorang MalaikatMu aja menemani aku?"
(Baiklah agak konyol aku akui doaku ini, tapi itulah perasaanku saat kesepian dan benar-benar butuh 'sosok'. Kadang aku sempat merasa Tuhan itu tidak ada di dekatku dan menemaniku hanya karena Dia tidak kelihatan secara fisik. Peace Tuhan~ _ _)y )
Aku sempat mendoakan hal seperti itu karena di tempatku ini aku cuma sendiri. Brothers-Sisters semua jauh-jauh, tidak ada yang tinggal di daerahku. Kalau pun ada hanya satu sister dan tidak mungkin dia terus. Aku terkadang butuh benar-benar 'sosok' yang mendukung aku saat aku jatuh, sendiri.
I need an Angel.......
Tahu ga apa yang tiba-tiba terjadi?
* * * * *
Beberapa menit yang lalu aku tidak sengaja menemukan kata ero-(apa gitu), sejenis komik Jepang ecchi yang ternyata menyeramkan, ecchi nya parah abis karena di gambarnya ada monster, setan, terus organ-organ gitu. Kalau definisinya sendiri, aku tidak mencari. Itu gambar, parah bangett! Serem~~
Awalnya biasa aja, tapi entah kenapa tiba-tiba aku merasa mual banget. Mau muntah. Sampai aku tidak kuat lagi untuk melihatnya. Bener-bener mual.
Tiba-tiba......
"Bayangin ruetamA, manusia yang diciptakan serupa gambaran Allah dipotong-potong kayak gitu. Kamu bayangin, Tuhan sudah susah-susah buat kita, sayang sama kita sampai nyerahin anakNya, tapi sekarang ciptaanNya itu dijadikan objek pelampiasan dan dipotong-potong. Lihat deh gimana sedihnya Tuhan. (suaranya terdengar sedih dan tidak marah) Kamu kalau menciptakan sesuatu terus barangmu itu digituin, gimana sedihnya kamu. (terus aku bayangin boneka kesayanganku)"
Entah kenapa aku sedih dan memang mual. Tiba-tiba, mulutku menyebut namaNya..
"Tuhan Yesus, Tuhan Yesus..." (aku sendiri bingung jujur)
Lalu aku obrol ke Tuhan perasaanku...................................
Dan
Aku minta ampun _ _) Aku dibukakan Kejadian.
Bagaimana Bapa <'Kita' di Alkitab> menciptakan semua yang ada di bumi baru manusia dan manusianya itu Laki dan Perempuan sesuai gambaranNya.
Busett~ Betapa aku udah menghancurin Tuhan banget. Jelek-jelekin Tuhan banget. Manusia dicipta sesuai DiriNya tapi sekarang dijadikan seperti itu. Dan dari aku pribadi, aku masih seperti 'ini', mengikuti keinginanku pribadi. :/
Saat baca Kejadian, ada yang bilang.........
"Memang Tuhan saat ini ga ada di dekatmu secara sosok. Tapi Dia bukan mengirimi MalaikatNya yang tampak, tapi Dia mengirimkan kamu Alkitab. (Di situ entah kenapa baru kali ini, aku ngerasa intim banget sama Tuhan waktu baca Kejadian). Buat mengajari kamu, menegur kamu."
Betapa baiknya Tuhan,.. Terimakasih banget GoD~
Aku baca dari yang Adam-Hawa, Kain jatuh dosa sampai Nuh, yang Tuhan pernah menyesal banget menciptakan manusia, sampai menara Babel, terus nabi-nabi yang Tuhan kirimkan, sampai Tuhan Yesus sendiri, terus wahyu, yang Tuhan menyediakan rumah untuk kita. Betapa baiknya Bapa., Tuhan Yesus..
Tuhan Yesus kok baik banget ya, ga pernah jemu-jemu ingatkan aku. Ga pernah meninggalkan.
Tiap pribadi orang pasti ada. Kalau aku kadang suka bebal..He2~ Tapi bebal nya aku sering kalah sama KasihNya Dia.. ,3
"Jesus Change Me"
Gila aja, aku buruk di mata orang. Malu dong, orang lain tau. Nanti aku dijauhin orang. Dan sebagainya.
Kalau aku pribadi..aku takut sharing karena aku takut aku bakal jatuh lagi seperti apa yang telah aku sharing ke orang lain. Aku pernah mengalaminya.. Aku sharing hal ini, menguatkan orang itu dari pengalamanku, tapi aku nya yang malah jatuh :/ Hal itu membuatku down banget dan malas+takut untuk sharing tentang kebaikan Tuhan.
Aku bertanya-tanya pada diriku sendiri dan Tuhan. Apa yang salah dengan sharingku? Mengapa diriku yang jatuh?
Waktu pak pendeta (siapa lupa) berbicara di depan. Dia bilang gini,
"Kalau kita cerita tentang hidup kita, Tuhan kita yang ditinggikan atau diri kitanya yang ditinggikan? Orang liat Yesus ga dalam diri kita saat kita cerita tentang hidup kita?"
(intinya seperti itu..)
Aku renungkan, aku rasa aku menemukan titiknya.
Sekarang aku memutuskan setiap kali akan sharing soal hidupku, aku akan memulainya dengan....
"Tuhan Yesus ubahin aku lo, dulu aku bla bla bla bla bla.
Tuhan Yesus bla bla bla bla bla bla
Syukur Tuhan bla bla bla bla bla, jadi aku bisa seperti sekarang ini :D "
Pokoknya bukan aku tapi Tuhan Yesus nya. Amen~ ;3
Rabu, 26 Juni 2013
23.1.2012
Suatu hari saat dia sedang menyakiti dirinya sendiri, dia bertemu Tuhan..
"Apa Engkau ingin menghakimiku, Tuhan?"
Tuhan diam saja dan Dia tetap tersenyum.
"Apa Engkau marah padaku, Tuhan?!"
Tuhan tetap diam dan tersenyum.
"Apa Tuhan ingin menjemputku? AKu tahu aku memang tidak layak di hadapanMu!!! Engkau pasti sangat kecewa dengan kehidupanku ini dan kejatuhanku dalam dosa yang sama akhir-akhir ini! Iya kan, Tuhan?! Aku memang tidak abenar, aku bukan orang benar!!! Aku tidak pantas berhadapan denganMu!!!"
Orang itu mulai menangis...
"Nak, Aku mengasihimu dan Aku sudah menghapus semua dosa-dosamu," ujar Tuhan Yesus...
"Apa buktinya Tuhan??? Kalau Engkau sudah mengampuni semua dosa-dosaku? Aku tahu Engkau pasti sangat kecewa dan aku telah gagal! Engkau pasti tahu segala dosaku di masa lalu dan sekarang, kan?!"
"Apa maksudmu, nak? Aku sudah menghapus semua dosa-dosaMu dan semuanya!"
"BOHONG!!! Aku tahu Tuhan masih mengingat dan merekam semua yang telah kulakukan?!!!"
Tuhan masih kebingungan sedang orang itu masih saja berteriak sambil menangis.
Rabu, 19 Juni 2013
VictImiditation
Korban bullying secara verbal yang membuat harga diri turun dan mulai bersikap dingin terhadap lawan jenis. Yah, korban yang minder dan selalu memasang sikap tidak tertarik dan tidak peduli terhadap para 'otoko'.
Korban yang merasa lebih bebas saat berbicara dengan sesamanya daripada lawan jenisnya.
Korban yang sangat...tidak percaya diri, takut, malu, geram,bodoh, saat berbicara dengan mereka.
Korban yang selalu membohongi dirinya sendiri.
Korban yang terlalu menunduk atau bahkan terlalu menengadah ke atas.
Korban sex abuse yang serasa tidak ada harganya dan terikat dengan berbagai macam dosa. Korban sex abuse baik oleh lawan jenis maupun sesama jenis (tapi yang paling aku benci dan tidak suka tetap 'otoko'.)
Korban sex abuse yang selalu ketakutan setiap ingin keluar rumah, yang selalu mempermasalahkan pakaiannya., berharap dianggap 'a Boy' agar tidak dilecehkan kembali. Korban yang tahu dirinya seorang perempuan namun ketakutan mengetahui dirinya adalah perempuan.
Korban yang selalu berpikiran negatif terhadap semua orang saat mereka mencoba mendekat.
Tidak semuanya negatif!
Positifnya...
Korban lebih peduli terhadap korban lain, tidak mau menyakiti orang lain, dan lebih peka..~
Aku..sangat menaruh perhatian kepada perempuan yang merasa harga dirinya rendah atau mungkin merasa dirinya kurang menarik atau pernah mengalami pelecehan. Entah kenapa aku ingin memberi mereka perhatian, aku ingin melindungi mereka, aku ingin menyayangi mereka.
Hanya..dengan aku yang seperti ini..aku tahu hanya akan membawa petaka bukan?
Maksudku....
Minggu, 26 Mei 2013
Quality Time with God : FIGHTING!!! >3<)g
Aku ceritakan kelemahanku, kejatuhanku, kecemaranku pada-Nya.
Saat hendak mebuat suatu langkah, aku kembali ragu untuk terus berjuang melawan keinginan dagingku. apa aku benar bisa berbalik dan hidup benar seterusnya? Ataukah hanya untuk hari ini lalu besok atau lusa jatuh lagi dalam kecemaran yang sama? Aku sedih, aku takut dan aku ragu.
Aku membolak-balik Alkitab, melanjutkan membaca pasal berikutnya. Karena buntu, aku mengirim pesan ke 'Disciples_Brothers&Sisters' lain untuk membantuku meminta ayat tentang perjuangan. Dan inilah perenungan yang aku dapatkan :
Kolose2:1-7
- Akarku untuk bertobat itu apa?
- Imanku untuk bisa sembuh di siapa?
- Aku sudah bersyukur belum buat apa yang Tuhan sudah beri di hidupku, aku bisa studi bible dan diberi kesempatan buat sembuh?
- Aku sudah lebih bersungguh-sungguh belum ya buat meninggalkan dosa-dosaku, buat aku hidup bener?
- Panggilanku adalah buat hidup kudus. Kalau aku lebih memilih kepentinganku sendiri buat hidup dalam dosa, berarti aku sudah menolak Tuhan dong, menolak Juru Selamat juga?! #sweating *nervous*
- Aku melawan kelemahanku memakai ke'duniawi'an ku sendiri atau bersama Tuhan?
- Saat pikiranku mulai tidak benar, yang harus langsung aku lakukan adalah mengikatnya, meng'stop'nya lalu menyerahkannya ke Tuhan Yesus. Biar Tuhan yang atasi.
- Harapanku saat aku berjuang itu ke siapa, Tuhan atau manusia?
- Saat aku berjuang, apa aku terus memikirkan konsekuensi yang akan terjadi di hidupku saat hidup benar?
- Apa aku tetap memikirkan keinginan diriku sendiri saat aku bertobat dan berusaha mengasihi orang lain?
- Roh-Nya merupakan jaminan aku bisa melakukan hidup murid. JANGAN TAKUTT!!
- Apa aku masih mengingat-ingat dosa-dosaku, kegagalan-kegagalanku, masalaluku, padahal Tuhan sudah tidak pernah mengingatnya lagi. Sudah aja lari terus buat dapat HADIAH, suatu panggilan Sorgawi, buat hidup kudus?!



