Tampilkan postingan dengan label gangguan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gangguan. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 September 2013

"Jesus Change Me"

Ada beberapa teori yang susah aku terima dari seorang pembicara yaitu tentang 'sharing'. 'Sharing' atau 'Share' materi mungkin hal yang cukup mudah bagi sebagian dari kita apalagi kalau kita mempunyainya secara berlebih. Tapi kalau disuruh 'sharing' tentang 'hidup' kita, tentang masalalu kita dan bagaimana Tuhan ubahin hidup kita, itu susah banget.
Gila aja, aku buruk di mata orang. Malu dong, orang lain tau. Nanti aku dijauhin orang. Dan sebagainya.
Kalau aku pribadi..aku takut sharing karena aku takut aku bakal jatuh lagi seperti apa yang telah aku sharing ke orang lain. Aku pernah mengalaminya.. Aku sharing hal ini, menguatkan orang itu dari pengalamanku, tapi aku nya yang malah jatuh :/ Hal itu membuatku down banget dan malas+takut untuk sharing tentang kebaikan Tuhan.
Aku bertanya-tanya pada diriku sendiri dan Tuhan. Apa yang salah dengan sharingku? Mengapa diriku yang jatuh?

Waktu pak pendeta (siapa lupa) berbicara di depan. Dia bilang gini,
"Kalau kita cerita tentang hidup kita, Tuhan kita yang ditinggikan atau diri kitanya yang ditinggikan? Orang liat Yesus ga dalam diri kita saat kita cerita tentang hidup kita?"
(intinya seperti itu..)

Aku renungkan, aku rasa aku menemukan titiknya.
Sekarang aku memutuskan setiap kali akan sharing soal hidupku, aku akan memulainya dengan....
"Tuhan Yesus ubahin aku lo, dulu aku bla bla bla bla bla.
Tuhan Yesus bla bla bla bla bla bla
Syukur Tuhan bla bla bla bla bla, jadi aku bisa seperti sekarang ini :D "

Pokoknya bukan aku tapi Tuhan Yesus nya. Amen~ ;3


Sabtu, 07 September 2013

Feel Suicide

Aku mengerti perasaan mereka yang bunuh diri karena orientasi mereka..
Mungkin ada yang ga tahan di'bully',
ada yang bertanya-tanya mengapa mereka berbeda,
mengapa mereka ga bisa seperti orang normal lainnya,
ada yang ingin bisa berubah tapi mereka putus asa...

Beberapa hari ini, setelah puncaknya aku memendam semuanya. Dimana hasratku untuk berbuat 'dosa' itu mulai menjadi-jadi. Aku menangis seperti orang gila. Aku menangis deras sampai aku sendiri tidak menyangkanya. Aku obrol ke Tuhan apa yang aku raasakan.
O..God..aku benar-benar ga tahan dengan ini semua,
dagingku ingin banget mendapat bla bla bla.
Aku kayak butuh banget hal itu dalam hidupku.
Sekali ajalah Tuhan, aku ingin itu..
Aku tahu itu salah, tapi aku sudah ga tahan.

Aku benar-benar merasa tidak berguna, berdosa, payah, buruk, mengenaskan, menjijikkan, tidak mungkin berubah, payah banget pokoknya. Aku akan tetap terus jatuh dan jatuh. Aku seorang ..., memang sih bukan sejak kecil atau kata orang secara biologis.
Tapi aku sudah nyaman dengan duniaku...itu.... Tapi dalam hati..bener-bener ga tenang kayak berkecambuk banget... Astaga Tuhannnnnnnnnnnnnnn~

Setelah aku putuskan telepon pemimbingku sambil menangis deras dan pikiran yang ingin mati, mati, mati, mati, dan merusak diri sendiri, hatiku pun lumayan lega. Saat ini deperesiku lumayan hilang, tidak separah beberapa hari yang lalu memang dan aku harap bisa bertahan seterusnya. Kalau pun tidak..aku berdoa Roh Kudus beri aku cara yang baru lagi..

Ini cara yang tiba-tiba muncul di kepalaku :
1. Merenungkan Mazmur secara dalam.
2. Menuliskan minimal satu hal positif yang ada pada diriku per hari.
3. Say 'Hello' to Bapa, Tuhan Yesus dan Roh Kudus
4. Keep smiling apapun yang terjadi.

Aku belajar mensyukuri apa yang sudah Tuhan berikan dalam hidupku.
Aku terlalu sering melihat betapa negatif nya diriku hanya karena aku tidak bisa se'normal' yang lain.
Aku terlalu sering menganggap rendah diriku saat jatuh.
Aku terlalu sering menghukum diriku sendiri dengan kekerasan.

Aku..ingin mencoba mensyukuri apa yang Tuhan sudah beri di hidupku.


Tuhan Yesus, sering aku merasa nyamannn banget dengan apa yang 'Engkau tidak sukai' itu. Aku ingin lepas, tapi terkadang ada ketakutan dan kekhawatiran dalam diriku saat melepaskannya. Entah apa itu, aku merasa sudah sangat nyaman di dunia itu... Tetapi, Tuhan Yesus, aku pun sungguh tidak mengerti dengan apa yang aku alami sekarang, but terimakasih masih membimbingku. Itu yang aku rasakan, Terimakasih Roh Kudus..aku tidak akan bisa tanpa Engkau..
Terimakasih..




Minggu, 10 Februari 2013

The True Reasons Are... : my haircut

Alasan kenapa aku memotong rambut pendek dengan potongan cowok adalah..

Pertama, aku sudah ga tahan lagi dengan perilakuku yang makin ga jelas dan aneh ini.
Aku memakai pikiranku sendiri, aku pakai caraku sendiri agar keanehan perilakuku hilang.
Aku berdandan seperti 'mereka' dengan harapan tidak akan menaruh rasa tertarik pada 'mereka' :/
Aku tahu konsekuensinya, di kota besar ini, di Hana City ini, cewek seperti itu pasti menimbulkan tanda tanya besarr yang ga terkira. Aku pasti bisa membahayakan temanku cewek yang ga tau apa-apa waktu jalan bareng. But..aku bukan seperti itu :/ orang lain ga tau apa-apa tentang aku :/

Kedua, karena aku tidak punya alat catok dan aku tidak mau men'smoothing' rambutku yang ikal :/ Aku ga suka luruss_! Tapi aku malah dipotong 'bob' lalu di'catok'.
Awalnya sih bagguss, tapi setelah keramas kembalilah ke asal.. Ga rapi! Karena itu aku putuskan potong saja_ _)

Ketiga, aku takut dengan cowok. Aku pikir ga ada cowok yang menyukai cewek rambut pendek banget. Ga akan ada yang nglelirik aku. Dan emang bener sih, tiap kali aku jalan..aku merasa nyaman :] Ga ada yang gangguin atau godain aku seperti dulu :]
Jarang ada yang memperhatikanku lagi. Ga ada yang berani sama aku..

tapi.. :}
Benarkah ini yang aku inginkan? :}
Sebenarnya aku cuma seorang pengecut :}
Orang yang sangat ketakutan dan ingin berlari menghindari semuanya :}

Kamis, 07 Februari 2013

Banded

Ada yang aneh dengan tubuhku :/
Saat malam hari tiba dan aku ingin berbaring , sesuatu mengikat sekujur tubuhku.
Aku tidak bisa bebas dan tidak bisa lepas dari ikatan itu.
Tubuhku terasa kaku dan ter'lem' satu sama lain.
Aku seperti bukan diriku..
Siapa aku? Siapa kamu?
Apa? Kenapa?

Ada yang aneh dengan tubuhku :/
Aku bukanlah aku, aku.........................