Kamis, 11 September 2014

Wish She'll Read This

Dear my pal,
How are you n your family? How is your relationship with God?
Aku berdoa kamu makin mencintai Tuhan. Aku bahagiaaa banget (melebihi bahagiaku bisa ke Jepang ) waktu kamu membuat keputusan untuk benar-benar mencintai Tuhan. Aku lihat hatimu yang sungguh-sungguh mencari arti Tuhan Yesus dalam hidupmu. Kalau diingat rasanya aneh cara kita saling mengenal, aku percaya ga ada yang namanya kebetulan. Kita bergumul dalam hal yang sama, cerita yang hampir sama kadang.. 
Sekarang, ga tau kabarmu kayak gimana. Yang jelas, aku selalu berdoa dimanapun kamu berada, kapanpun itu, hatimu ke Tuhan ga berubah. Kamu makin mencintai Dia. Manusia  bisa kehilangan kamu ato ga tau kabarmu kayak gimana, tapi Tuhan selalu tahu itu. Aku bener-bener berdoa, minta sama Tuhan supaya kamu terus terus terus terus terus punya keinginan, mencari Dia, mengasihi Dia, mengenal Dia secara benar. Take care ya kamu dimanapun itu. Terkadang, aku sering bertanya ke Tuhan, "gimana kabar itu anak sekarang?", cemas iya sometimes, tapi aku punya iman..iman kalau one day kamu bukan lagi kamu yang dulu. Kamu yang bisa jadi dampak buat orang di sekitarmu dan keluargamu, kamu yang orang lain bisa lihat Tuhan dalam hidupmu.
Take care ya, Away..you're just like my little sister. lol. I'll always pray for you..
+Jc bless~+

Senin, 09 September 2013

When you Want A Angel

Pernah ga sih kamu berdoa ke Tuhan gini,
"Tuhan, aku ngerasa sendiri. Jujur Tuhan aku butuh seseorang. Rasanya kayak lonely banget Tuhan. Bisa ga Tuhan kalau salah seorang MalaikatMu aja menemani aku?"

(Baiklah agak konyol aku akui doaku ini, tapi itulah perasaanku saat kesepian dan benar-benar butuh 'sosok'. Kadang aku sempat merasa Tuhan itu tidak ada di dekatku dan menemaniku hanya karena Dia tidak kelihatan secara fisik. Peace Tuhan~ _ _)y )

Aku sempat mendoakan  hal seperti itu karena di tempatku ini aku cuma sendiri. Brothers-Sisters semua jauh-jauh, tidak ada yang tinggal di daerahku. Kalau pun ada hanya satu sister dan tidak mungkin dia terus. Aku terkadang butuh benar-benar 'sosok' yang mendukung aku saat aku jatuh, sendiri.
I need an Angel.......

Tahu ga apa yang tiba-tiba terjadi?
* * * * *

Beberapa menit yang lalu aku tidak sengaja menemukan kata ero-(apa gitu), sejenis komik Jepang ecchi yang ternyata menyeramkan, ecchi nya parah abis karena di gambarnya ada monster, setan, terus organ-organ gitu. Kalau definisinya sendiri, aku tidak mencari. Itu gambar, parah bangett! Serem~~
Awalnya biasa aja, tapi entah kenapa tiba-tiba aku merasa mual banget. Mau muntah. Sampai aku tidak kuat lagi untuk melihatnya. Bener-bener mual.

Tiba-tiba......
"Bayangin ruetamA, manusia yang diciptakan serupa gambaran Allah dipotong-potong kayak gitu. Kamu bayangin, Tuhan sudah susah-susah buat kita, sayang sama kita sampai nyerahin anakNya, tapi sekarang ciptaanNya itu dijadikan objek pelampiasan dan dipotong-potong. Lihat deh gimana sedihnya Tuhan. (suaranya terdengar sedih dan tidak marah) Kamu kalau menciptakan sesuatu terus barangmu itu digituin, gimana sedihnya kamu. (terus aku bayangin boneka kesayanganku)"

Entah kenapa aku sedih dan memang mual. Tiba-tiba, mulutku menyebut namaNya..
"Tuhan Yesus, Tuhan Yesus..." (aku sendiri bingung jujur)
Lalu aku obrol ke Tuhan perasaanku...................................
Dan
Aku minta ampun _ _) Aku dibukakan Kejadian.
Bagaimana Bapa <'Kita' di Alkitab> menciptakan semua yang ada di bumi baru manusia dan manusianya itu Laki dan Perempuan sesuai gambaranNya.
Busett~ Betapa aku udah menghancurin Tuhan banget. Jelek-jelekin Tuhan banget. Manusia dicipta sesuai DiriNya tapi sekarang dijadikan seperti itu. Dan dari aku pribadi, aku masih seperti 'ini', mengikuti keinginanku pribadi. :/

Saat baca Kejadian, ada yang bilang.........
"Memang Tuhan saat ini ga ada di dekatmu secara sosok. Tapi Dia bukan mengirimi MalaikatNya yang tampak, tapi Dia mengirimkan kamu Alkitab. (Di situ entah kenapa baru kali ini, aku ngerasa intim banget sama Tuhan waktu baca Kejadian). Buat mengajari kamu, menegur kamu."

Betapa baiknya Tuhan,.. Terimakasih banget GoD~
Aku baca dari yang Adam-Hawa, Kain jatuh dosa sampai Nuh, yang Tuhan pernah menyesal banget menciptakan manusia, sampai menara Babel, terus nabi-nabi yang Tuhan kirimkan, sampai Tuhan Yesus sendiri, terus wahyu, yang Tuhan menyediakan rumah untuk kita. Betapa baiknya Bapa., Tuhan Yesus..

Tuhan Yesus kok baik banget ya, ga pernah jemu-jemu ingatkan aku. Ga pernah meninggalkan.
Tiap pribadi orang pasti ada. Kalau aku kadang suka bebal..He2~ Tapi bebal nya aku sering kalah sama KasihNya Dia.. ,3

"Jesus Change Me"

Ada beberapa teori yang susah aku terima dari seorang pembicara yaitu tentang 'sharing'. 'Sharing' atau 'Share' materi mungkin hal yang cukup mudah bagi sebagian dari kita apalagi kalau kita mempunyainya secara berlebih. Tapi kalau disuruh 'sharing' tentang 'hidup' kita, tentang masalalu kita dan bagaimana Tuhan ubahin hidup kita, itu susah banget.
Gila aja, aku buruk di mata orang. Malu dong, orang lain tau. Nanti aku dijauhin orang. Dan sebagainya.
Kalau aku pribadi..aku takut sharing karena aku takut aku bakal jatuh lagi seperti apa yang telah aku sharing ke orang lain. Aku pernah mengalaminya.. Aku sharing hal ini, menguatkan orang itu dari pengalamanku, tapi aku nya yang malah jatuh :/ Hal itu membuatku down banget dan malas+takut untuk sharing tentang kebaikan Tuhan.
Aku bertanya-tanya pada diriku sendiri dan Tuhan. Apa yang salah dengan sharingku? Mengapa diriku yang jatuh?

Waktu pak pendeta (siapa lupa) berbicara di depan. Dia bilang gini,
"Kalau kita cerita tentang hidup kita, Tuhan kita yang ditinggikan atau diri kitanya yang ditinggikan? Orang liat Yesus ga dalam diri kita saat kita cerita tentang hidup kita?"
(intinya seperti itu..)

Aku renungkan, aku rasa aku menemukan titiknya.
Sekarang aku memutuskan setiap kali akan sharing soal hidupku, aku akan memulainya dengan....
"Tuhan Yesus ubahin aku lo, dulu aku bla bla bla bla bla.
Tuhan Yesus bla bla bla bla bla bla
Syukur Tuhan bla bla bla bla bla, jadi aku bisa seperti sekarang ini :D "

Pokoknya bukan aku tapi Tuhan Yesus nya. Amen~ ;3


Sabtu, 07 September 2013

Feel Suicide

Aku mengerti perasaan mereka yang bunuh diri karena orientasi mereka..
Mungkin ada yang ga tahan di'bully',
ada yang bertanya-tanya mengapa mereka berbeda,
mengapa mereka ga bisa seperti orang normal lainnya,
ada yang ingin bisa berubah tapi mereka putus asa...

Beberapa hari ini, setelah puncaknya aku memendam semuanya. Dimana hasratku untuk berbuat 'dosa' itu mulai menjadi-jadi. Aku menangis seperti orang gila. Aku menangis deras sampai aku sendiri tidak menyangkanya. Aku obrol ke Tuhan apa yang aku raasakan.
O..God..aku benar-benar ga tahan dengan ini semua,
dagingku ingin banget mendapat bla bla bla.
Aku kayak butuh banget hal itu dalam hidupku.
Sekali ajalah Tuhan, aku ingin itu..
Aku tahu itu salah, tapi aku sudah ga tahan.

Aku benar-benar merasa tidak berguna, berdosa, payah, buruk, mengenaskan, menjijikkan, tidak mungkin berubah, payah banget pokoknya. Aku akan tetap terus jatuh dan jatuh. Aku seorang ..., memang sih bukan sejak kecil atau kata orang secara biologis.
Tapi aku sudah nyaman dengan duniaku...itu.... Tapi dalam hati..bener-bener ga tenang kayak berkecambuk banget... Astaga Tuhannnnnnnnnnnnnnn~

Setelah aku putuskan telepon pemimbingku sambil menangis deras dan pikiran yang ingin mati, mati, mati, mati, dan merusak diri sendiri, hatiku pun lumayan lega. Saat ini deperesiku lumayan hilang, tidak separah beberapa hari yang lalu memang dan aku harap bisa bertahan seterusnya. Kalau pun tidak..aku berdoa Roh Kudus beri aku cara yang baru lagi..

Ini cara yang tiba-tiba muncul di kepalaku :
1. Merenungkan Mazmur secara dalam.
2. Menuliskan minimal satu hal positif yang ada pada diriku per hari.
3. Say 'Hello' to Bapa, Tuhan Yesus dan Roh Kudus
4. Keep smiling apapun yang terjadi.

Aku belajar mensyukuri apa yang sudah Tuhan berikan dalam hidupku.
Aku terlalu sering melihat betapa negatif nya diriku hanya karena aku tidak bisa se'normal' yang lain.
Aku terlalu sering menganggap rendah diriku saat jatuh.
Aku terlalu sering menghukum diriku sendiri dengan kekerasan.

Aku..ingin mencoba mensyukuri apa yang Tuhan sudah beri di hidupku.


Tuhan Yesus, sering aku merasa nyamannn banget dengan apa yang 'Engkau tidak sukai' itu. Aku ingin lepas, tapi terkadang ada ketakutan dan kekhawatiran dalam diriku saat melepaskannya. Entah apa itu, aku merasa sudah sangat nyaman di dunia itu... Tetapi, Tuhan Yesus, aku pun sungguh tidak mengerti dengan apa yang aku alami sekarang, but terimakasih masih membimbingku. Itu yang aku rasakan, Terimakasih Roh Kudus..aku tidak akan bisa tanpa Engkau..
Terimakasih..




Jumat, 30 Agustus 2013

katter [///////

Pingin balik ke 'rumah' ...

Senin, 26 Agustus 2013

Who Am I ? _ Casting Crowns

Waktu komuni, lagu yang dinyanyikan adalah lagu ini.
Betapa kecilnya aku di mata Tuhan, tapi Dia masih mau menganggapku, mau menolongku, masih tetap setia sama aku ini.
Aku bersyukur buat anugerah yang Tuhan beri, kasih karunia yang selalu Tuhan beri untukku.
Aku..mungkin orang yang jauh dari sempurna..
Aku licik, pemarah, tidak sabaran, suka menunda, ada kalanya suka berdusta, aku gampang iri, aku egois, aku pemalas, banyak banget buruknya, hidupku juga seperti "ini", dengan pikiranku yang sering kali jahat terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Burukk banget diriku ini, sampai sekarang aku akui aku masih merasa sangat buruk, bahkan malam ini pun, aku merenungi diriku yang serasa buruk banget. Aku hampa, meski tertawa. Aku kosong, meski orang di sekitarku bilang aku orang yang baik.

 
 
Tapi, Tuhan Yesus tetap mengasihiku dan menganggap aku milikNya. Aku bersyukur banget karena aku mempunyai Tuhan Yesus yang setia. Dan aku menyesal telah seperti ini, aku masih terus menyakitiNya meski dengan 'Sin' yang menurutku kecil!
 
Ada satu kejadian yang membuatku makin menyadari betapa baiknya Bapa yang menciptakan manusia . Tentang seorang Saudara yang hampir ingin mengakhiri hidupnya menggunakan sebuah cutter. Luka yang dalam jelas ada di pergelangan tangan kirinya.
Yang membuatku shock sekaligus bersyukur adalah :
 
Kebanyakan manusia tangan kanan kan. Nah, otomatis memegang benda tajamnya di kanan, dan yang disayat tangan sebelah kiri. Ternyata yang kiri ga akan mati, cuma perlu rumah sakit dan kehilangan darah kotor.
Di pikiranku yang mungkin masih anak-anak ini berarti Tuhan baik banget dan tidak mengijinkan manusia mengakhiri hidupnya sendiri.
 
Hidup itu anugerah! :]]]

I am a _ _ _

Ingin sekali aku menempelkan kertas di depan pintu kamarku :
"I'm a G_ _.. Leave me ALONE!!"

Dengan tanda seru yang lumayan. Aku tahu hal ini tidak bijaksana.. Tapi aku sangat ketakutan..aku sangat takut dengan otoko yang akan mendekati. Aku lebih nyaman dengan otoko yang biasa saja denganku.
Aku sangat takut..
Ada kebencian yang timbul lagi, hatiku juga mulai menghijau sampai ke aura-auraku. Aku benci, takut, tidak suka, dan jijik tipa didekat otoko yang 'dekat'..
Aku sampai ga mau punya sahabat otoko, steady or married..
I'm sooo scareddd!!!

Aku bingung dengan diriku sendiri. Di sisi lain aku ga mau menyakiti hati Tuhan, aku ga mau menjadi batu sandungan untuk orang lain dengan sikapku yang sangat beku ini. Tapi aku ketakutan, sangat ketakutan.
Bahkan makin aku ketakutan atau benci, rasa ketertarikanku pada onna makin lama makin kuat.
Entah itu di pikiran, entah saat tidak sengaja bertemu di tempat umum.
Aku..lebih nyaman dengan onna. Aku benar-benar berusaha melawan kelemahanku ini dengan kasih karunia yang diberikan Tuhan Yesus.

Sudah beberapa hari ini, aku..ketakutan sampai wajahku hijauu....
Sudah beberapa hari ini, yang ada di pikiranku adalah meng'cutter' tanganku kembali.
Sudah beberapa hari ini, yang ada di pikiranku adalah onna, onna, onna, onna, onna itu!
Aku terus melawan karena aku juga tidak mau menghancurkan masa depan seseorang, aku ga mau menyakiti keluarga seseorang ataupun orang yang mengasihinya! Aku tidak mau ada yang seperti aku gara-gara aku!! Aku tidak mau (_ _) !!!!
Bahkan di pikiranku, aku ingin menjadi seorang cowo supaya tidak ada cowo yang menyukaiku.

Please, leave me alone... (_ _,)