Jumat, 19 Juli 2013

Sisters-Brothers in Christ or Sins?

Yup~ Balik lagi dengan kelemahanku yang satu ini. Kelemahan yang mungkin hampir semua manusia punyai meski aku termasuk yang .............. (- -)
Hahahahahahaha~
Seperti ada ikatan dalam dosa. Saat aku melihat atau bertemu dengan seseorang yang mirip denganku entah kenapa aku bisa merasakannya. Aku bisa merasakan, ini orang sama denganku. Begitu juga dengan orang itu, sepertinya merasakan hal yang sama dengan apa yang aku rasakan.

Pernah beberapa kali dan suatu kali, aku melihat seorang onna yang berpenampilan seperti otoko. Aku melihat dia pertama kali dengan pandangan bertanya dan dia pun melihatku dengan pandangan bertanya dan tidak sekilas. Oh, God~  Aku langsung mengalihkan perhatian..

Kemudian aku bertanya dalam diriku, mau jadi saudara dalam dosa atau saudara dalam Kristus?

Saat aku melihat orang yang sama denganku, aku bisa langsung mengetahuinya dan aku pribadi kayak ingin kenalan dan mengobrol karena memiliki kelemahan yang sama.

Mengapa aku tidak merasakan seperti itu dengan saudara dalam Kristus saja? Sudah pasti benar.
Hmmm...God, aku tidak ingin terikat dengan dosa atau fokus dengan kelemahanku.

Rabu, 26 Juni 2013

23.1.2012

Ada seorang yang sungguh sangat berdosa di masalalunya sampai saat ini. Dia tidak tahu harus bagaimana lagi untuk hidup. Dia sudah benar-benar terjerumus, dia yakin tidak akan ada yang dapat menolongnya untuk keluar dari semua ini. Ia yakin Tuhan pasti sanggup marah kepada dia.

Suatu hari saat dia sedang menyakiti dirinya sendiri, dia bertemu Tuhan..
"Apa Engkau ingin menghakimiku, Tuhan?"
Tuhan diam saja dan Dia tetap tersenyum.
"Apa Engkau marah padaku, Tuhan?!"
Tuhan tetap diam dan tersenyum.
"Apa Tuhan ingin menjemputku? AKu tahu aku memang tidak layak di hadapanMu!!! Engkau pasti sangat kecewa dengan kehidupanku ini dan kejatuhanku dalam dosa yang sama akhir-akhir ini! Iya kan, Tuhan?! Aku memang tidak abenar, aku bukan orang benar!!! Aku tidak pantas berhadapan denganMu!!!"
Orang itu mulai menangis...
"Nak, Aku mengasihimu dan Aku sudah menghapus semua dosa-dosamu," ujar Tuhan Yesus...
"Apa buktinya Tuhan??? Kalau Engkau sudah mengampuni semua dosa-dosaku? Aku tahu Engkau pasti sangat kecewa dan aku telah gagal! Engkau pasti tahu segala dosaku di masa lalu dan sekarang, kan?!"
"Apa maksudmu, nak? Aku sudah menghapus semua dosa-dosaMu dan semuanya!"
"BOHONG!!! Aku tahu Tuhan masih mengingat dan merekam semua yang telah kulakukan?!!!"
Tuhan masih kebingungan sedang orang itu masih saja berteriak sambil menangis.

Selasa, 25 Juni 2013

Sherlock Holmes and Jesus

Sewaktu membaca seorang tokoh bernama Sherlock Holmes, aku sangat mengaguminya apalagi pemeran filmnya adalah Robert Downey Jr. Oshu! Pemeran IronMan juga, aku suka tatapan mata dan sifat dinginnya itu dan ke'tidak tertarik'annya pada seorang wanita seperti lelaki yang menyeramkan (eh, maksudku agresif).

Berawal dari teman kos yan meminjamkanku novel Sherlock Holmes. Dan aku langsung membaca buku tebal itu dalam waktu kurang dari 5 hari aku rasa. Aku langsung mencari filmnya. Ah~ Benar-benar ak sangat menyukai gayanya...

Ini mungkin terbaca lebai tapi aku mulai suka mengamati orang dan mendeduksi mereka, aku mulai bersikap dingin dan acuh-tak acuh (ekspresi wajahku).
Saat di angkot,aku mulai bertanya-tanya pada diriku sendiri..
WHY?

WHY aku bisa dengan mudah dan senang hatinya mengikuti gaya Sherlock Holmes mulai dari sikap, gerak tubuh dan kewaspadaannya, tapi
WHY aku tidak bisa mengikuti sikap, karakter Tuhan Yesus???

Aku dengan mudah membaca novel Sherlock Holmes sambil makan dan asyik hanya dalam waktu beberapa hari, tapi aku mulai susah dan tidak tertarik membaca dan merenungkan Bible :/
Aku mengikuti karakter Holmes tapi aku tidak mengikuti karakter Tuhan Yesus :/

Padahal kalau dipikir-pikir secara akal pun lebih hebat Tuhan Yesus, jauh banget malah karena Tuhan yang menciptakan Sir Arthur Conan Doyle lalu Sir Arthur Conan Doyle menciptakan Sherlock Holmes!


Beberapa hari ini, emosiku kumat. Aku kembali menjadi ruetamA yang dulu..
ruetamA yang pemarah, yang gampang mengeluh dan mengeluarkan kata 'dang!', 'sigh!', 'sial!' saat ada hal sepele pun yang tidak disukainya.
ruetamA yang kembali ke masa lalunya bahkan jauh lebih parah dan menjijikkan (aku rasa).
ruetamA yang bodoh, kasar, dan dingin (aku merasa seperti itu meski banyak orang yang bilang nada suaraku tetap lembut )
ruetamA yang mudah menyakiti hati orang dengan sikapnya yang tidak sabar dan cepat marah itu :/

Oh God, aku sangat..buruk, bahkan di warnet ini aku kembali emosi karena internetnya yang lola (sampai aku menegur petugasnya), tarif yang cukup mahal bagiku, waktu yang terbatas karena ketakutanku akan jalan menuju kos yang rawan kejahatan.

Hidupku saat ini penuh kekhawatiran dan keangkuhan. Aku hanya melihat diriku sendiri dan dunia.
Yah, kurasa bukan Tuhan yang memalingkan muka, tapi aku yang memalingkan muka. Aku terlalu takut memandang Dia. Aku merasa tolol dan memang tolol.

Aku rasa aku harus mengucapkan terimakasih ke petugasnya setelah keluar dari warnet ini.

Rabu, 19 Juni 2013

VictImiditation

Aku adalah salah satu dari korban 'bullying' dan 'sexual abuse' yang terjadi di dunia ini sewaktu hidup.

Korban bullying secara verbal yang membuat harga diri turun dan mulai bersikap dingin terhadap lawan jenis. Yah, korban yang minder dan selalu memasang sikap tidak tertarik dan tidak peduli terhadap para 'otoko'.
Korban yang merasa lebih bebas saat berbicara dengan sesamanya daripada lawan jenisnya.
Korban yang sangat...tidak percaya diri, takut, malu, geram,bodoh, saat berbicara dengan mereka.
Korban yang selalu membohongi dirinya sendiri.
Korban yang terlalu menunduk atau bahkan terlalu menengadah ke atas.

Korban sex abuse yang serasa tidak ada harganya dan terikat dengan berbagai macam dosa. Korban sex abuse baik oleh lawan jenis maupun sesama jenis (tapi yang paling aku benci dan tidak suka tetap 'otoko'.)
Korban sex abuse yang selalu ketakutan setiap ingin keluar rumah, yang selalu mempermasalahkan pakaiannya., berharap dianggap 'a Boy' agar tidak dilecehkan kembali. Korban yang tahu dirinya seorang perempuan namun ketakutan mengetahui dirinya adalah perempuan.
Korban yang selalu berpikiran negatif terhadap semua orang saat mereka mencoba mendekat.

Tidak semuanya negatif!
Positifnya...
Korban lebih peduli terhadap korban lain, tidak mau menyakiti orang lain, dan lebih peka..~

Aku..sangat menaruh perhatian kepada perempuan yang merasa harga dirinya rendah atau mungkin merasa dirinya kurang menarik atau pernah mengalami pelecehan. Entah kenapa aku ingin memberi mereka perhatian, aku ingin melindungi mereka, aku ingin menyayangi mereka.
Hanya..dengan aku yang seperti ini..aku tahu hanya akan membawa petaka bukan?
Maksudku....
"HuRT PeoPle HURT PeopLe.
HeaL peOpLe hEaL peOpLe."
not
"HurT PeopLe HeaL PeOple"

Yang ada aku akan lebih menyakiti mereka..
Aku tidak ingin mereka bertambah sakit sepertiku..
Aku korban tapi aku tidak ingin membuat korban lain, Sama seperti yang 'onna' itu lakukan padaku.



Oh God.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,. Amen~

, = tears
. = stop

Senin, 17 Juni 2013

in-Secure or insecure ?

Yah, aku termasuk pribadi yang mempunyai karakter RENDAH DIRI tingkat dewa mungkin (lebai si :p ).
Rendah diri yang membuatku dingin ke orang-orang (terutama 'otoko' )
Rendah diri dengan apa yang aku ucapkan (aku tidak bisa menjawab secara konsisten pada 10 orang yang bertanya pertanyaan yang sama kepadaku)
Rendah diri mengungkapkan ekspresi saat aku merasakan atau mengalami sesuatu. (aku sampai bingung, ekspresi apa yang harus aku pakai saat kejadian ini-itu atau sering bertanya benarkah ini ekspresi yang aku ingin keluarkan).
Rendah diri dengan segala apa yang telah aku perbuat (Oh, karyaku tidak bagus. Oh, setiap pekerjaan yang aku lakukan tidak ada apa-apanya! Oh, apa yang telah aku lakukan!?)
Rendah diri dengan penghargaan akan diriku sendiri. (Aku tidak mungkin mendapatkan suatu pernghargaan, beasiswa, mahkota di Alkitab.. Aku tidak layak mendapatkan segala hal yang baik yang ada di dunia ini mungkin :/ )

Oh, boys, girls, sisters, brothers..
rasanya tidak enak banget seperti ini terus..
Rendah diri sampai tidak tahu apa yang harus di ekspresikan, katakan, sosialisasikan, tampilkan..
Rendah siri sampai merasa tidak pantas menerima segalanya..

Capek sebenernya begini terus..
Apa yang harus kulakukan?

Jumat, 14 Juni 2013

UnTitleD

Sudah beberapa hari ini badanku mau mati rasanya. Bukan mati tdak ada nyawa, hanya saja.. Rasanya sakit semua.. Hari ini aku demam (tapi masih bisa blogging dan main HM..Ckckck). Dan justru orang yang aku inginkan berada di sampingku adalah 'onna' itu.
Rasanya sendiri dan sendirian. Orang-orang banyak yang peduli, tapi aku tetap merasa kesepian. Atau karena mereka tidak ada secara fisik? Entahlah.. Tapi 'onna' itu yang selalu ada untukku secara fisik.
Silly~

Ya~ Memang 'silly' terdengarnya.
Kenapa aku menginginkan seorang perusak?
Kenapa aku menginginkan seorang pembunuh?
Kenapa aku meninginkan seorang maniak?
Kenapa?

Kenapa bukan mereka yang di sisi terang?

Terpikir hal itu, hatiku sangat sakit dan aku hanya bisa menangis seperti orang bodoh yang tidak tahu harus berperasaan seperti apa saat itu atau ekspresi apa yang harus aku pakai.
Aku hanya bisa memasang 'straight face' di wajahku,
dan 'straight cross' di hatiku.

God....................................

Minggu, 09 Juni 2013

Let me Be 'A Boy'

Akhir-akhir ini pikiranku kacau sekali. Aku melakukan banyak hal bodoh dan hasilnya adalah tugasku yang berantakan serta dosenku yang kecewa! Aku sudah banyak mengecewakan dosen entah mereka sadar atau tidak. Atau mungkin, aku yang terlalu melankolis..entahlah. :l

Mautku ada di kuliahku.
Seperti sekarang ini..semuanya kacau. Mau maju lagi rasanya putus asa dan tidak yakin akan bisa menyelesaikannya. (padahal tinggal sedikit lagi)

Kenapa pikiranku kacau?
Karena
'I want to be a boy..'

Itulah yang selalu muncul di pikiranku. Rasanya ingin memukul badan ke dinding dengan keras untuk menghilangkannya.
Bodoh.

Ya, memang bodoh.. Tapi inilah yang aku rasakan. Tidak akan ada yang bisa memahaminya karena semua hanya melihat dari luar :l